15 Juli 2026 Stories worth reading. Perspectives worth sharing.
BREAKING
Kutukan Berlanjut, Peraih Ballon d’Or Aktif Tak berhasil Juara Pial…
Olahraga

Kutukan Berlanjut, Peraih Ballon d’Or Aktif Tak berhasil Juara Pial…

admin Juli 15, 2026 2 min read

Bagaimana jika status sebagai peraih Ballon d’Or aktif di ajangPiala Duniasebenarnya adalah sebuah kutukan? Sebutan kutukan mungkin dianggap berlebihan, tapi ini terjadi sejak 1956 alias sudah 70 tahun.

Catatan statistik ini kembali menimpa Timnas Prancis di Piala Dunia 2026, yang di dalam skuadnya terdapat pemenang Ballon d’Or aktif, yakni Ousmane Dembele.

Prancis gagal melaju ke final Piala Dunia 2026 usai kalah 0-2 dari Spanyol di semifinal yang berlangsung Rabu (15/7) dini hari WIB di Stadion Dallas, Texas, Amerika Serikat.

Faktanya cukup sederhana: sejak Ballon d’Or atau trofi bergengsi untuk pemain terbaik dunia itu pertama kali diciptakan pada 1956, belum pernah ada satu pun pemain berstatus peraih Ballon d’Or aktif yang mampu mengangkat trofi Piala Dunia di tahun yang sama!

Diketahui bahwa, Dari 17 edisi Piala Dunia yang melibatkan pemenang Ballon d’Or aktif, sang pemain terbaik dunia tercatat hanya mampu mengantarkan negaranya menembus babak final sebanyak lima kali. Sisanya? Selalu berujung dengan kegagalan tragis.




Bukan bermaksud untuk mengerahkan bersikap kalah sebelum bertanding, tapi statistik minor ini yang belakangan menjadi disebut kutukan, nyatanya terus berlanjut. Dembele tak berhasil mematahkan kutukan ini.

Padahal,Les Bleusmerupakan salah satu tim favorit juara Piala Dunia 2026, terutama setelah melihat sepak terjang mereka yang meyakinkan sejak di fase grup.

Berdasarkan catatan sejarah, sepanjang perhelatan sepak bola terakbar di bumi ini, nama-nama legendaris seperti Johan Cruyff (1974), Karl-Heinz Rummenigge (1982), Roberto Baggio (1994), hingga Ronaldo Nazario (1998) semuanya harus puas keluar sebagai runner-up saat datang ke Piala Dunia dengan status pemain terbaik dunia.

Sementara itu, Mitos ini terus bertahan hingga saat ini dan menjadi tantangan tersendiri bagi tim yang pada Piala Dunia 2030 memiliki pemain peraih Ballon d’Or aktif.

Baca Juga:

Leave a Comment