Petinju Putri 16 Tahun Indonesia Raih Medali Emas Asian Boxing 2026
Petinju muda IndonesiaAnggie Intania Chalikmeraih medali emas Asian Boxing U-19 dan U-23 2026 di Basket Hall, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7).
Atlet 16 tahun ini menang atas wakil India, Gunjan. Ini adalah emas pertama Indonesia yang bertindak sebagai tuan rumah. Emas ini seolah jadi oase di tengah paceklik prestasi.
Anggie menang angka di final kelas terbang ringan putri (45-48 kilogram) U-19 melalui split decision setelah tiga juri mengunggulkan dengan skor 29-28 dan dua juri memberi skor 29-28.
Kedua petinju masuk ke pertukaran serangan saat bel pertandingan dimulai. Anggie tampil aktif dengan gerakan mengitari lawan sambil melakukan percobaan pukulan.
Diketahui bahwa, Tampil di hadapan dukungan publik tuan rumah memberi semangat tambahan bagi Anggie. Gunjan juga menunjukkan ketahanannya ketika mampu membalas serangan.
Agresi kedua petinju berlanjut pada ronde kedua. Serangkaian serangan beruntun Gunjan sempat membuat Anggie kewalahan dan memilih untuk mengaktifkan mode bertahan.
Setelah lolos dari jangkauan lawan, Anggie dengan cepat melayangkan serangan balik. la terus menghujani pukulan ke tubuh dan kepala Gunlan hingga ronde kedua berakhir.
Pada ronde ketiga, Anggie meningkatkan agresivitasnya. Setelah pukulannya menembus pertahanan Gunjan di awal ronde, Anggie kembali mengaktifkan gerakan khasnya.
Sementara itu, Petinju berdarah Papua-Sumatera itu menunjukkan ketahanan fisiknya menggunakan terus bergerak sambil menghujani lawan dengan pukulan ke tubuh dan kepala hingga akhir ronde.
Setelah pertarungan tiga ronde, wasit memberi kemenangan angka untuk Anggie. Dengan ini tim Merah Putih merebut emas pertama dalam ajang Asian Boxing U-19 dan U-23.
Sebelumnya Indonesia meraih lima medali perunggu, dari Linda Sarui (kelas 45-48kg), Maria Mesita (kelas 65kg), Rliko Praveg (kelas 85kg), Joshua Toni (kelas 60kg), dan Viktor Wengkang (kelas 65 kg).
Baca Juga:




