Kopdes Salurkan Barang Subsidi, Bagaimana Nasib Agen di Desa?
Menteri Koperasi (Menkop)Ferry Juliantonomemastikan keberadaan agen di desa tetap terjamin seiring dengan rencana penyaluran barang subsidi melalui Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).
Awalnya, Ferry menyampaikan berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Kopdes Merah Putih sebagai pusat penyaluran barang-barang subsidi, seperti gas LPG 3kg, pupuk, dan beras ke masyarakat.
Tak cuma itu, Kopdes Merah Putih juga ditugaskan untuk menyalurkan berbagai bantuan pemerintah, di antaranya bantuan 10 kilogram (kg) beras Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan tunai untuk masyarakat miskin desil 1 dan 2, serta bantuan pertanian.
“Melalui Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih plus dengan pembiayaan baik melalui skema channeling KUR dari bank ataupun juga dari skema pembiayaan Mekaar yang ada di Bank Rakyat Indonesia,” ujar Ferry usai acara acara Seminar Nasional KDKMP di Gedung Sasana Kriya TMII, Jakarta Timur, Kamis (16/7).
Diketahui bahwa, “Ataupun juga nanti menjadikan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih itu sebagai outlet jasa layanan dari perbankan ikut bisa,” lanjutnya.
Kendati demikian, ia menegaskan keberadaan agen-agen kecil, seperti agen LPG tetap terjamin meski nantinya Kopdes Merah Putih juga akan menyalurkan barang yang sama.
“Ya diatur, itu teknisnya, diatur oleh Kementerian teknis kemarin juga ada Dirut Pertamina, tapi prinsipnya barang bersubsidi ungkap arahan Presiden itu harus disalurkan langsung kepada masyarakat melalui Koperasi Desa kelurahan Merah Putih,” ungkap Ferry.
Ferry pun memastikan terkait penyaluran barang yang sama akan diatur lebih lanjut melalui Kementerian/Lembaga terkait.
Sementara itu, “Enggak, dikurangin ada lah. Jangan semuanya kan koperasi kan jumlahnya ada ribuan agen ada belasan atau puluhan ribu pangkalan itu kan nanti bisa diatur,” pungkasnya.
Baca Juga:



