Dituduh Maling, Tiba-Tiba Malah Keluarkan Speaker Ajaib
Jakarta, CNBC Indonesia -Rencana OpenAI meluncurkan perangkat elektronik (hardware) sudah mencuat sejak 2025 lalu, ketika raksasa AI tersebut mencaplok startup milik Jony Ive, yakni mantan desainer iPhone. Banyak pihak menduga OpenAI akan membuat perangkat AI pengganti HP di masa depan.
Baru-baru ini, Apple juga menggugat OpenAI karena dituduh mencuri rahasia perusahaan melalui perekrutan mantan petinggi, serta membajak ratusan karyawannya. Di tengah proses hukum yang bergulir, OpenAI tiba-tiba dilaporkan akan meluncurkan perangkat elektronik konsumen pertamanya.
Ternyata bukan HP, melainkan sebuah perangkat menyerupai speaker portable cerdas, menurut laporan Bloomberg, dikutip dari Reuters, Rabu (15/7/2026). Perangkat ini dinilai bisa membuka keran pendapatan baru bagi OpenAI menjelang penawaran saham perdananya (IPO).
Pada 2025 lalu, OpenAI mencapok io, yakni startup perangkat AI buatan Jony Ive senilai US$6,5 miliar atau setara Rp117 triliun. Akuisisi ini digadang-gadang untuk menopang rencana besar OpenAI menghadirkan perangkat baru di era AI-generatif.
Diketahui bahwa, Produk yang menyerupai speaker ini masih dalam tahap pengembangan dan dirancang untuk berfungsi sebagai pendamping AI yang menyerupai manusia di dalam rumah, demikian laporan Bloomberg yang mengutip sumber-sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Menurut laporan itu, perangkat ini akan mampu mengendalikan peralatan rumah pintar, memutar media, menjawab pertanyaan, menanggapi pesan, serta memanfaatkan kemampuan lebih luas dari ChatGPT milik OpenAI.
Perangkat tersebut dilengkapi dengan sebuah kamera dan banyak sensor bagi memahami lingkungan sekitar pengguna. Dengan begitu, perangkat bisa menjalankan tugas sesuai konteks yang relevan. Perangkat ini juga disebut menggunakan model AI canggih yang melampaui kemampuan speaker pintar konvensional.
Laporan tersebut turut menyebutkan bahwa studio milik Ive, LoveFrom, turut membantu membangun bisnis perangkat OpenAI, dengan melibatkan sejumlah mantan desainer dan engineer Apple yang pernah mengerjakan produk-produk seperti iPhone dan Mac.
Sementara itu, OpenAi tidak segera merespons permintaan komentar dari Reuters.
Baca Juga:




