15 Juli 2026 Stories worth reading. Perspectives worth sharing.
BREAKING
Motor Jadi Bangkai, Potret Permukiman Hangus Dilalap Kebakaran Hutan
Finance & Uang

Motor Jadi Bangkai, Potret Permukiman Hangus Dilalap Kebakaran Hutan

admin Juli 15, 2026 2 min read

Kebakaran hutan paling mematikan dalam 40 tahun terjadi di Spanyol. Sedikitnya 13 orang tewas sementara banyak rumah dan kendaraan hangus terbakar.

Sejumlah warga mulai kembali ke rumah di kota Bedar, wilayah selatan Spanyol, Senin (13/7/2026), setelah kebakaran hutan paling mematikan di negara itu dalam lebih dari empat dekade berhasil dikendalikan. Pemandangan yang mereka temui memperlihatkan kontras mencolok, dengan sebagian rumah masih berdiri utuh sementara lainnya hangus terbakar dan mengalami kerusakan parah. (REUTERS/Ana Beltran)

Akses menuju kota dipenuhi pohon-pohon yang menghitam akibat jilatan api. Ia kemudian mengevakuasi nenek dan bibinya sebelum api semakin mendekat. Kebakaran tersebut menewaskan sedikitnya 13 orang dan meninggalkan jejak kehancuran di kawasan perbukitan yang dipenuhi permukiman. (REUTERS/Ana Beltran) Salah seorang warga, Pedro Tierney, mengaku segera pulang setelah melihat kepulan asap di dekat desa.

“Intuisi saya yang mengatakan bahwa kami harus meninggalkan desa menyelamatkan nyawa kami,” ujar Tierney. (REUTERS/Ana Beltran)




Diketahui bahwa, Kebakaran yang terjadi pada Kamis malam itu menjadi yang paling mematikan di Spanyol dalam lebih dari 40 tahun. Kobaran api dengan cepat menjebak warga di wilayah berbukit dan terjal, sementara rumah-rumah yang berjauhan menyulitkan proses evakuasi ketika banyak orang berusaha menyelamatkan diri. (REUTERS/Ana Beltran)

Sepeda motor yang hangus terbakar kini hanya menyisakan rangka setelah kebakaran hutan dahsyat melanda Bedar, Almeria, Spanyol. Para ilmuwan mengaitkan kondisi itu dengan dampak perubahan iklim yang memperburuk risiko kebakaran. Spanyol bersama sebagian besar kawasan Eropa Selatan kini menghadapi musim kebakaran hutan yang semakin ekstrem. (REUTERS/Ana Beltran)

Menurut para ahli, curah hujan musim semi yang sangat tinggi tahun ini memicu pertumbuhan vegetasi yang lebat di sejumlah wilayah Spanyol selatan. Saat gelombang panas ekstrem melanda pada musim panas, vegetasi tersebut mengering dan menjadi bahan bakar yang mempercepat penyebaran api ke berbagai wilayah. (REUTERS/Ana Beltran)

Baca Juga:

Leave a Comment