17 Juli 2026 Stories worth reading. Perspectives worth sharing.
BREAKING
“Neraka Bocor” Gulung Eropa, Potret Patung Meleleh di Kota Abadi Dunia
Finance & Uang

“Neraka Bocor” Gulung Eropa, Potret Patung Meleleh di Kota Abadi Dunia

admin Juli 16, 2026 2 min read

Greenpeace Italia memasang tiga patung es di depan Koloseum sebagai simbol dampak gelombang panas terhadap pekerja di tengah cuaca ekstrem dan perubahan iklim.

Patung-patung es berbentuk petani dan pekerja bangunan, yang dipasang aktivis Greenpeace di dekat Koloseum, Roma, Italia, Rabu (15/7/2026), tampak meleleh di bawah terik matahari sebagai simbol kerentanan para pekerja terhadap gelombang panas. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane) Aksi tersebut adalah bagian dari demonstrasi Greenpeace Italia demi menyoroti dampak pemanasan global di tengah cuaca ekstrem yang melanda negara itu.

Patung-patung es tersebut mulai mencair di bawah terik matahari pagi, menggambarkan dampak perubahan iklim terhadap kesehatan pekerja di tengah cuaca ekstrem. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)




Juru Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace, Simona Abbate, mengatakan industri bahan bakar fosil memiliki tanggung jawab historis atas perubahan iklim yang memicu meningkatnya frekuensi dan intensitas gelombang panas. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

Diketahui bahwa, Italia sendiri masih dilanda suhu tinggi. Menurut situs prakiraan cuaca Ilmeteo.it, suhu udara di ibu kota Roma diperkirakan mencapai 38 derajat Celcius pada Kamis (16/7/2026), memperpanjang kondisi panas yang melanda negara tersebut. Dampak gelombang panas juga dirasakan di berbagai negara Eropa. Data resmi menunjukkan sekitar 10.650 kematian berlebih terjadi selama gelombang panas yang memecahkan rekor di wilayah barat Eropa pada akhir Juni lalu. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

Pekan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan Eropa dapat menghadapi “minggu-minggu yang lebih mematikan” akibat gelombang panas baru yang sedang terbentuk di atas Samudra Atlantik, sehingga diperlukan langkah-langkah perlindungan yang lebih kuat bagi masyarakat, terutama kelompok rentan. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

Baca Juga:

Leave a Comment