16 Juli 2026 Stories worth reading. Perspectives worth sharing.
BREAKING
Sah! Proyek Gas Raksasa Abadi Masela Resmi Dibangun Prabowo
Finance & Uang

Sah! Proyek Gas Raksasa Abadi Masela Resmi Dibangun Prabowo

admin Juli 16, 2026 5 min read

Maluku, CNBC Indonesia -Presiden Prabowo Subianto baru saja meresmikan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan proyek gas “raksasa” Lapangan Abadi, Blok Masela yang berlokasi di Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).

Presiden Prabowo meresmikan melaluivideo conferencedari Istana Negara di Jakarta, sementara sejumlah pejabat, seperti Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, serta Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa hadir langsung di lokasi di Kepulauan Tanimbar, Maluku.

Acara ini juga disaksikan langsung oleh CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda. Inpex merupakan operator dan juga pemilik hak partisipasi (Participating Interest/PI) mayoritas di Blok Masela ini, yakni sebesar 65%.

Pada awal pidato, Presiden Prabowo pun tak lupa meminta maaf kepada rakyat Maluku karena belum bisa datang langsung ke sana hari ini.

Diketahui bahwa, “Saya minta maaf, tadinya saya ingin hadir langsung tapi karena ada berbagai acara yang saya tidak bisa tinggalkan di pusat terpaksa saya hadir melaluivideo conferenceini. Tanpa mengurangi hormat, ini hutang saya ke masyarakat Maluku dan Kabupaten, insya Allah saya akan melunasi hutang tersebut dalam waktu yang tidak lama lagi,” ucap Prabowo melaluivideo conferencedari Istana Negara, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Presiden Prabowo mengatakan, pihaknya bersyukur, setelah hampir tiga dekade menunggu, akhirnya Proyek Strategis Nasional (PSN) ini mulai dibangun juga.

“Pembangunan suatu bangsa adalah upaya kerja keras suatu bangsa, adalah perjalanan yang sangat jauh, yang membutuhkan persatuan semua unsur, semua elemen, dengan demikian proyek strategis nasional Abadi Masela ini merupakan suatu proyek yang sungguh sangat penting,” ungkapnya.

“Proyek ini hampir 3 dekade 3 dasawarsa, kita tunggu. 3 dekade 3 dasawarsa rakyat menunggu. Alhamdulillah hari ini kita mulai pembangunan, dan pembangunan tidak boleh terhambat, harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya,” ujarnya.

Sementara itu, “Saudara-Saudara sekalian, dari sejak awal kita sadar dan selalu menegaskan bahwa kemerdekaan suatu bangsa tujuannya adalah yang pertama tentunya bangsa itu ingin menjamin kelangsungan hidupnya. Dan di dalam dunia modern bahkan dari sejak ratusan tahun bahkan ribuan tahun, energi salah satu syarat dari kelangsungan hidup suatu bangsa. Dengan demikian, kita sadar bangsa Indonesia sadar bahwa kita diberi karunia yang luar biasa oleh yang Maha Kuasa,” tuturnya.

“Buktinya antara lain kita sudah paham bahwa di perairan kita di Tanimbar di Maluku ini kita memilikicadangan energi yang sangat besar. Kita sudah sadar ini 28 tahun yang lalu, dan kita menghargai semua unsur, kita apresiasi kita harus memberi suatu penghargaan sekali lagi kepada semua unsur yang telah memungkinkan proyek ini terwujud,” tuturnya.




“Kita hargai, dari kawan-kawan kita dari Jepang yang investasi di sini, dan Inpex, kita berterima kasih saudara-saudara kita dari Malaysia Petronas juga ikut di sini, dan tentunya kita bangga putra putri kita perusahaan nasional Pertamina ada di sini, dan kita harus semua bahu membahu bekerja, sehingga proyek ini sukses dan proyek ini cepat produksi dan cepat menghasilkan,” ungkapnya.

“Jadi Saudara-Saudara, hari ini kita berbesar hati kita bangga alhamdulillah setelah puluhan tahun proyek ini berjalan dan kita hargai kawan-kawan kita dari Jepang, kita mulai proyek ini, kita cari suatu keuntungan bersama, kehormatan bagi tuan rumah adalah kalau mitranya, kalau tamunya bahagia itu kehormatan bagi tuan rumah,” ucapnya.

Tak hanya itu, “Tapi kita pun punya tanggung jawab kepada rakyat kita, rakyat kita banyak yang hidupnya susah. Saya sebagai Presiden RI sebagai yang menerima mandat, saya sekali lagi tegaskan jalankan lah proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan, para investor harus untung, sekali lagi sebagai bangsa yang punya harga diri dan kehormatan kita yang malu kalau mitra kita tidak puas, kalau mitra kita rugi, kalau mitra kita tidak bahagia,” tuturnya.

“Tapi sebaliknya kita punya tanggung jawab besar kepada rakyat, kita perlu energi ini untuk melaksanakan transformasi bangsa, kita ingin jadi negara modern. Kita ingin jadi bangsa yang seperti bangsa Jepang, bangsa produktif, menghasilkan produk-produk industri,” ujarnya.

“Kita punya segala sumber daya untuk itu punya kapasitas anak-anak kita tidak kalah pintar dan saya sudah merencanakan dan melihat rencana riil kita bertekad untuk menjadi negara industri negara modern kita bertekad rakyat kita hidup dengan baik. Kita butuh uang untuk memberikan pelayanan kesehatan baik, membayar gaji guru sehingga sekolah kita tidak kalah dengan di luar negeri, kita butuh uang untuk membayar semua pegawai negeri kita butuh uang untuk membangun prasarana yang penting untuk kehidupan modern,” bebernya.

“Dengan demikian, proyek ini penting, saya menghargai dimulainya proyek ini, tadi disinggung proyek ini investasi besar US$ 20,9 miliar, hampir US$ 21 miliar akan menghasilkan lebih dari 9 juta ton gas kondensat dan sebagainya, sehingga ini akan sangat membantu bangsa Indonesia melaksanakan pembangunan,” tuturnya.

Perlu diketahui, “Kita harus melakukan hilirisasi dan hilirisasi ini membutuhkan energi, energi kita sangat banyak hanya 2-3 tahun masa transisi dan kebetulan di tengah dunia yang penuh bahaya sekarang Indonesia cukup punya ketahanan kita antisipasi kita punya langkah-langkah untuk bisa membawa Indonesia dalam keadaan yang baik,” ujarnya.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan khusus demi CEO dari Inpex, Saudara Takayuki Ueda, saya tekesan bahwa Saudara bisa Bahasa Indonesia. Terima kasih Inpex menunjuk orang seperti Takayuki Ueda ini, saya lihat tidak banyak CEO perusahaan asing yang mau belajar bahasa Indonesia. Saya percaya dengan Anda memimpin proyek ini, insya Allah proyek ini akan berhasil membawa manfaat untuk kita semua,” tuturnya.

“Saya yakin proyek ini nanti akan jadi pendorong kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur, ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan turut tonggak penting bagi kesejahteraan rakyat Indonesia,” ungkap Prabowo.

“Dengan demikian saya ucapkan sekali lagi terima kasih pada Saudara-Saudara, pada rakyat Tanimbar, rakyat Maluku, saya minta maaf saya belum hadir fisik tapi kalaau kepulauan Barat Daya saya sudah 2 kali ke Pulau Moa dan saya berharap Pulau Moa sudah lumayan titik air bersih untuk rakyat Moa,” ujarnya.

Baca Juga:

Leave a Comment