Parfum Wangi di Toko, Kok Beda Saat Dipakai di Rumah? Ini Sebabnya
Pernah jatuh hati padaaromaparfumsaat mencobanya di toko, tetapi ketika sampai dirumahwanginya justru terasa berbeda? Aroma yang semula lembut bisa berubah menjadi terlalu tajam, kurang keluar, atau bahkan terasa seperti parfum yang berbeda.
Jika pernah mengalaminya, Anda tidak sedang berhalusinasi. Aroma parfum memang bukan sesuatu yang sepenuhnya statis. Wewangian dapat berubah bergantung pada berbagai faktor, mulai dari kondisi kulit hingga cara penyimpanannya.
MengutipChannel News Asia, parfum terus bereaksi dengan lingkungan di sekitarnya.
“Dalam pengalaman saya meracik aroma, parfum itu hidup, bukan formula yang tetap. Cairan yang sama bisa bereaksi berbeda tergantung udara, suhu, kulit, bahkan siapa yang memakainya,” ujar Lee, pendiri sebuah rumah parfum di Singapura.
Diketahui bahwa, Berikut tujuh penyebab parfum yang dicoba di toko bisa terasa berbeda setelah dibawa pulang:
Banyak orang pertama kali mencium aroma parfum dari kertas tester. Cara ini memang praktis, tetapi tidak selalu menggambarkan aroma yang sesungguhnya.
Saat diaplikasikan ke kulit, parfum rencananya bereaksi dengan suhu tubuh, kelembapan, dan minyak alami kulit. Faktor-faktor itu memengaruhi bagaimana setiap lapisan aroma (top notes, middle notes, dan base notes) berkembang.
Pernah merasa aroma tester di toko justru lebih enak daripada botol yang baru dibeli? Salah satu penyebabnya bisa jadi karena proses oksidasi. Setiap kali tester digunakan, udara masuk ke dalam botol. Seiring waktu, paparan udara dapat mengubah karakter aroma parfum.
Sementara itu, “Aroma tester yang sudah digunakan selama berbulan-bulan bisa sedikit berbeda dibandingkan botol yang baru dibuka,” kata Lee.
Pada beberapa parfum, oksidasi membuat aroma pembuka menjadi lebih lembut sekaligus memperkuat aroma dasar (base notes). Inilah yang membuat tester terkadang terasa lebih kaya atau lebih kuat.
Lokasi penyimpanan juga berpengaruh terhadap kualitas parfum. Paparan panas, cahaya matahari, dan udara dapat mempercepat proses oksidasi sehingga komposisi aroma perlahan berubah.
Karena itu, simpan parfum di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung, misalnya di dalam laci atau lemari tertutup. Sebaliknya, menyimpannya di dekat jendela atau ruangan yang lembap dapat mempercepat perubahan aroma.
Tak hanya itu, Kondisi kulit saat memakai parfum juga berperan besar terhadap hasil akhirnya. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalamInternational Journal of Cosmetic Sciencemenunjukkan bahwa suhu kulit, tingkat kelembapan, dan kadar minyak alami dapat memengaruhi cara molekul parfum menguap dan berkembang seiring waktu.
Tak heran jika parfum yang sama bisa tercium berbeda ketika dipakai pada pagi dan malam hari atau saat cuaca berubah.
Banyak parfum menggunakan bahan alami, seperti mawar, melati, citrus, atau cendana. Sama seperti hasil panen anggur untuk wine, kualitas dan karakter bahan-bahan alami tersebut dapat sedikit berubah dari musim ke musim.
Produsen memang berupaya menjaga konsistensi aroma. Namun, sedikit perbedaan antarbatch tetap mungkin terjadi. Itulah sebabnya botol parfum yang dibeli tahun ini bisa memiliki nuansa aroma yang sedikit berbeda dibandingkan botol yang dibeli beberapa tahun lalu.
Perlu diketahui, Terkadang, bukan parfumnya yang berubah, melainkan persepsi Anda terhadap aromanya. Indera penciuman sangat berkaitan dengan memori, emosi, dan suasana hati. Aroma yang dulu terasa memikat belum tentu memberikan kesan yang sama beberapa bulan atau beberapa tahun kemudian.
Parfum memang dapat menghasilkan aroma yang berbeda pada setiap orang. Kadar minyak kulit, perubahan hormon, tingkat stres, konsumsi obat-obatan, hingga pola makan dapat memengaruhi bagaimana aroma parfum berkembang di kulit.
Karena itu, parfum yang sangat cocok dipakai orang lain belum tentu menghasilkan aroma yang sama ketika digunakan pada kulit Anda.
Sebelum memutuskan membeli parfum, jangan hanya mengandalkan kesan pertama di toko. Semprotkan parfum langsung ke kulit, lalu tunggu setidaknya 30 menit hingga beberapa jam agar seluruh lapisan aromanya berkembang. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui apakah parfum tersebut benar-benar cocok dan sesuai dengan karakter aroma yang diinginkan.
Baca Juga:




