15 Juli 2026 Stories worth reading. Perspectives worth sharing.
BREAKING
BP Tapera-Asbanda Perkuat Bersinergi Dukung Program 3 Juta Rumah
Ekonomi

BP Tapera-Asbanda Perkuat Bersinergi Dukung Program 3 Juta Rumah

admin Juli 15, 2026 3 min read

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memperkuat kolaborasi serta PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Penyaluran Pembiayaan Perumahan dalam rangka mendukung Program Pemerintah 3 Juta Rumah.

Penandatanganan yang berlangsung di Gedung Utama SMF 2, Jakarta, Selasa (14/7), menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat melalui sinergi BP Tapera, SMF, Asbanda, dan bank penyalur.

Acara tersebut dihadiri oleh Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera Sid Herdi Kusuma, Direktur Utama PT SMF Ananta Wiyogo, Ketua Umum Asbanda Agus Hartoyo Widodo, serta jajaran perwakilan bank penyalur.

Dalam sambutannya, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menegaskan bahwa kolaborasi antarlembaga menjadi kunci dalam mempercepat pencapaian target Program 3 Juta Rumah.

Diketahui bahwa, Menurutnya, tantangan penyediaan hunian layak bagi masyarakat tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi pemerintah, lembaga pembiayaan, asosiasi perbankan, dan seluruh bank penyalur.

Heru menjelaskan bahwa BP Tapera terus mengadakan berbagai inovasi untuk memperluas akses pembiayaan perumahan, salah satunya melalui penguatan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Tak cuma itu, BP Tapera juga mendorong usulan perpanjangan tenor KPR Sejahtera FLPP hingga 40 tahun agar cicilan semakin ringan dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ia menambahkan, sinergi yang dibangun melalui Nota Kesepahaman ini diharapkan semakin memperkuat kapasitas penyaluran pembiayaan perumahan sekaligus mendukung pelaksanaan Akad Massal KPR Sejahtera FLPP yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Juli 2026.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu mempercepat realisasi penyaluran rumah subsidi sekaligus memberikan dampak positif terhadap sektor perumahan secara menyeluruh, mulai dari pengembang, kontraktor, hingga industri pendukung lainnya.




Sementara itu, Direktur Utama PT SMF Ananta Wiyogo menyampaikan bahwa Nota Kesepahaman tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam membangun ekosistem pembiayaan perumahan yang lebih kuat, terstruktur, dan berkelanjutan.

Menurutnya, kolaborasi antara SMF, BP Tapera, Asbanda, dan bank penyalur akan memperkuat kapasitas pembiayaan sehingga mampu mendukung target pemerintah dalam penyediaan rumah layak bagi masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi atas komitmen seluruh pihak yang terus memperkuat sinergi untuk memperluas akses pembiayaan perumahan di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum Asbanda Agus Hartoyo Widodo menegaskan bahwa keberhasilan Program 3 Juta Rumah membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, pemerintah, lembaga pembiayaan, dan industri perbankan harus berjalan beriringan agar masyarakat semakin mudah memperoleh akses terhadap pembiayaan rumah.

Agus mengatakan Bank Pembangunan Daerah memiliki peran strategis karena memiliki jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia, kedekatan dengan pemerintah daerah, serta pemahaman terhadap karakteristik ekonomi lokal. Dengan keunggulan tersebut, bank penyalur diharapkan mampu memperluas jangkauan pembiayaan perumahan hingga ke berbagai daerah.

Tak hanya itu, Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 kontribusi Bank Pembangunan Daerah dalam penyaluran KPR Sejahtera FLPP mencapai sekitar 23.515 unit atau sekitar 8,43 persen dari total penyaluran nasional. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung program pemerintah sekaligus membuka peluang peningkatan kontribusi yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang.

“Rumah bukan sekadar bangunan, tetapi fondasi lahirnya keluarga yang sehat, produktif, dan sejahtera. Ketika semakin banyak masyarakat memiliki akses terhadap rumah yang layak, sesungguhnya kita sedang membangun kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat perekonomian daerah,” ujar Agus.

Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman ini, BP Tapera menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan SMF, Asbanda, dan bank penyalur dalam membangun ekosistem pembiayaan perumahan yang semakin inklusif dan berkelanjutan. Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat pencapaian Program 3 Juta Rumah sekaligus memperluas kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk memiliki rumah yang layak, berkualitas, dan terjangkau.

Baca Juga:

Leave a Comment