16 Juli 2026 Stories worth reading. Perspectives worth sharing.
BREAKING
Karina aespa Pernah Diet Ekstrem, Turun 4 Kg dalam Sehari, Sehat Gak?
Kuliner & Resep

Karina aespa Pernah Diet Ekstrem, Turun 4 Kg dalam Sehari, Sehat Gak?

admin Juli 16, 2026 3 min read

Karinaaespamenceritakannya pengalaman menjalanidietekstrem yang berhasilmenurunkan berat badannyahingga 4 kilogram (kg) dalam sehari.

Pengalamannya itu disampaikan Karina saat menjadi bintang tamu divariety showJTBC ‘Please Take Care of My Refrigerator’.

Kulkas milik Karina, yang diperlihatkan hari itu, penuh dengan bahan-bahan masak. Hal ini menuai kekaguman dari para koki.

“Saya tipe orang yang cepat naik berat badan, dan cepat menurunkannya,” ujar Karina, mengutipSports Chosun.

Diketahui bahwa, “Saya sangat rentan terhadap fluktuasi berat badan. Jadi, saya pernah naik 4 kg dalam sehari dan juga turun 4 kg pada hari yang sama,” tambahnya.

Dari sana, Karina pun bercerita bagaimana cara dia menurunkan berat badan dalam waktu cepat. Jawabannya adalah olahraga hingga 6 jam.

“Saya menyalakan pemanas di ruang olahraga dan mengenakanlegging, setelah olahraga,hoodie, dan jaket tebal. Saya berlari selama 5-6 jam sampai 100 lagu selesai,” ujar Karina.

Setibanya di rumah, ia kemudian mandi selama satu jam. Dari sana, berat badannya turun hingga 4 kg.

Sementara itu, Sang pemandu acara, Ahn Jung-hwan, berkomentar soal metode yang dilakukan Karina. Menurutnya, metode itu mirip seperti yang dilakukan para atlet.

“Pada dasarnya, Anda mengeluarkan semua air melalui keringat,” ujar Jung-hwan.




Banyak orang berasumsi bahwa keringat membantu menurunkan berat badan. Namun, sebenarnya belum ada bukti yang mendukung anggapan tersebut.

MengutipMedical News Today, berkeringat memang dapat menyebabkan penurunan berat badan secara sementara. Hal ini mirip seperti apa yang dialami Karina.

Tak hanya itu, Keringat sendiri terdiri dari 99 persen air dan 1 persen sisanya terdiri dari karbohidrat, garam, protein, dan urea.

Saat berkeringat, seseorang akan kehilangan air melalui kulit. Hal ini dapat terlihat sebagai penurunan berat badan saat ditimbang.

Setelah seseorang memperoleh asupan cairan dan terhidrasi kembali, biasanya berat badan akan kembali seperti semula.

Tak hanya itu, jumlah energi yang digunakan oleh kelenjar keringat juga sangat minimal. Artinya, berkeringat banyak saja tak akan menghasilkan pembakaran kalori yang signifikan.

Perlu diketahui, Untuk menurunkan berat badan, seseorang perlu membakar lebih banyak kalori daripada yang dikonsumsi melalui makanan dan minuman.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyarankan untuk menargetkan penurunan berat badan sekitar 0,5 – 1 kg per minggu. Ini bisa dianggap sebagai penurunan berat badan yang aman dan sehat.

Berikut cara menurunkan berat badan yang aman dan sehat menurut CDC:

– mengidentifikasi hambatan penurunan berat badan dan cari cara mengatasinya;- membuat rencana dan menetapkan tujuan jangka pendek yang realistis;- konsumsi makanan bergizi dengan memperbanyak sumber nabati utuh yang diproses seminimal mungkin;- beraktivitas fisik untuk pengeluaran energi;- olahraga intensitas sedang per minggu setidaknya selama 150 menit;- tidur setidaknya 7 jam setiap malam.

Baca Juga:

Leave a Comment