Respons Ko Hee Jin usai Terseret Kasus Dugaan Pelecehan di Red Sparks
Pelatih Daejeon JungKwanJang Red SparksKo Hee Jinmengatakan dirinya harus berhati-hati dalam berbicara karena masalah dugaan pelecehan seksual di mantan klub Megawati Hangestri Pertiwi ini masih diselidiki.
“Karena masalah ini sedang diselidiki secara cermat, saya tidak memiliki hal spesifik untuk dikatakan,” kata Ko Hee Jin dikutip dariNaver.
“Jika masalah ini benar-benar terungkap, hal itu pasti akan menimbulkan dampak dan beban yang signifikan tidak hanya bagi klub tetapi juga bagi seluruh komunitas bola voli,” ucap Ko Hee Jin menambahkan.
Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret pelatih Red Sparks, Ko Hee Jin, terus menjadi sorotan di Korea Selatan.
Diketahui bahwa, Pelatih yang sempat menangani Megawati Hangestri Pertiwi itu kini ikut diperiksa setelah diduga mengetahui insiden tersebut, tetapi tidak mengambil tindakan untuk melindungi korban.
Perkara ini bermula pada Januari 2026 saat Red Sparks menggelar acara makan malam resmi tim di sela jeda pertandingan All-Star V-League musim 2025/2026.
Dalam pertemuan yang dihadiri jajaran pelatih dan para pemain itu, seorang staf pelatih yang dalam laporan investigasi disebut sebagai Pelatih B diduga menggelar pelecehan seksual terhadap salah satu pemain voli putri.
Ko Hee Jin dipastikan berada di lokasi saat kejadian berlangsung. Berdasarkan hasil investigasi media Korea Selatan, posisi duduknya disebut berada tepat di seberang tempat terjadinya dugaan pelecehan tersebut.
Sementara itu, Karena berada sangat dekat dengan lokasi insiden, muncul tuduhan bahwa Ko Hee Jin mengetahui apa yang terjadi, tetapi melakukan pembiaran atau tidak melakukan upaya untuk menghentikan tindakan tersebut maupun melindungi korban.
Meski demikian, dugaan pelecehan itu baru dilaporkan secara resmi beberapa bulan kemudian. Pada pertengahan Mei 2026, korban menyampaikan laporan kepada pihak klub.
Manajemen Red Sparks mengklaim langsung mengambil langkah internal setelah menerima pengaduan tersebut dan mulai memproses kasus sesuai prosedur yang berlaku.
Baca Juga:




