14 Juli 2026 Stories worth reading. Perspectives worth sharing.
BREAKING
Instagram Cuan dari Konten Biadab, Kelakuan Bos Meta Diungkap
Finance & Uang

Instagram Cuan dari Konten Biadab, Kelakuan Bos Meta Diungkap

admin Juli 14, 2026 2 min read

Jakarta, CNBC Indonesia -Peredaran konten yang berisi kekerasan seksual pada anak di platform milik Meta sangat marak. Bahkan, sebuah investigasi olehBBCmengungkap bahwa Instagram meraup cuan dari peredaran material

Meta adalah perusahaan induk dari Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Selama bertahun-tahun, perusahaan yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg tersebut terus berkelit dari permasalahan peredaran konten kekerasan pada anak di platform milik mereka. Parahnya, Meta malah mengambil langkah untuk menghapus tim moderator manusia dan menggantinya dengan AI.

Temuan BBC menunjukkan bahwa AI gagal membendung peredaran konten terlarang di Instagram. Paling tidak, menggambarkan bahwa kemampuan AI tidak lebih baik dari moderator manusia.

“Tidak ada sistem yang sempurna dan prosesreviewkami tidak mendeteksi pelanggaran kebijakan.” kata juru bicara Meta.




Diketahui bahwa, Eks VP di Facebook, Brian Boland menjelaskan kepadaBBCbahwa algoritma Instagram dirancang untuk memaksimalkan keuntungan, bukan memblokir konten.

“Yang menyedihkan dan tragis selama ini,trade-off[pertimbangan pertukaran] antara pendapatan dan pengalaman pengguna selalu menjadi pembicaraan,” kata Boland.

Dalam sidang di New Mexico, Amerika Serikat, Meta sudah dinyatakan bersalah karena berbohong soal tingkat keselamatan di platformnya, untuk pengguna anak. Pada Maret, juri menyatakan Meta membiarkan konten kekerasan seksual pada anak beredar, bahkan menyebut Meta menjadikan platformnya sebagaimarketplaceuntuktraffickinganak.

“Bos di Meta tahu bahwa produk mereka berdampak buruk pada anak, tidak menghiraukan peringatan dari pegawai sendiri, dan berbohong ke publik,” kata jaksa New Mexico, Raul Torrez.

Baca Juga:

Leave a Comment